Kejutan! Baru Seminggu Terbentuk, Tim Futsal MIN 1 Gresik Juara 3 di MATIC MTsN Gresik

Para pemain tim futsal MIN 1 Gresik berpose bersama di depan nametag madrasah sebelum bertanding dan memenangkan Juara 3 MATIC 2026

Ada cerita unik yang baru saja lahir dari lapangan futsal MTsN Gresik. Tim futsal MIN 1 Gresik, yang baru dibentuk tepat seminggu sebelum turnamen dimulai, secara mengejutkan berhasil mengamankan Juara 3 dalam ajang bergengsi “MATIC”.


Pencapaian ini bikin banyak orang geleng-geleng kepala. Bagaimana tidak? Di saat tim lain sudah berlatih berbulan-bulan, skuad madrasah ini datang sebagai "anak baru" yang tak diperhitungkan sama sekali. Di balik layar, ada sosok Pak Erik, pelatih bertangan dingin yang bernama lengkap Moh. Tahrikul Hukamak, M.Pd. itu kini dijuluki sebagai “Sir Alex Fergusson”-nya MIN 1 Gresik karena taktik kilatnya yang mematikan.


Lahirnya "Devisi 1" dan Strategi Gerilya

Waktunya memang mepet, tapi intensitas latihannya luar biasa. Setiap hari sepulang sekolah, para pemain digembleng fisik dan mentalnya tanpa ampun. Pak Erik terus melakukan bongkar pasang pemain hingga akhirnya lahir skuad utama yang solid, yang mereka sebut sebagai Devisi 1.


Gebrakan mereka langsung terasa sejak hari pertama. MIN 1 Gresik tampil disiplin dengan catatan clean sheet yang bikin lawan frustrasi:

  • Laga Pertama: Menang telak 6-0 atas UPT SDN 235 Gresik.
  • Laga Kedua: Mengunci skor 2-0 melawan MI Miftahul Jannah.

Dua kemenangan tanpa kebobolan ini jadi sinyal bahaya bagi lawan-lawan mereka di babak perempat final.

Drama Adu Penalti: Saat Strategi Menentukan Sejarah

Langkah mereka semakin mantap saat menumbangkan UPT SDN 103 Gresik dengan skor 3-1 di perempat final. Sayangnya, di babak semifinal yang ketat, mereka harus mengakui keunggulan UPT SDN 228 Gresik. Namun, alih-alih tumbang secara mental, kekalahan itu justru jadi bahan bakar di laga perebutan Juara 3 melawan UPT SDN 73 Gresik.


Pertandingan final ini berlangsung sangat panas. Skor imbang 1-1 bertahan sampai waktu normal habis, dan penentuan juara harus lewat adu penalti. Di sinilah insting Sir Erik Fergusson bekerja dengan sangat cerdik.

“Dengan keputusan yang sangat berani, Pak Erik memasang Rafa sebagai kiper khusus penalti. Ini adalah kartu truf yang sama sekali nggak disangka oleh lawan.”

Suasana stadion mendadak tegang saat Rafa berdiri di bawah mistar. Dan benar saja, satu penyelamatan gemilang dari Rafa langsung mengubah keadaan. MIN 1 Gresik akhirnya menang dramatis 3-2 di babak adu penalti!

Bukti Kerja Keras Tak Mengkhianati Hasil

Prestasi ini membuktikan bahwa dengan kepemimpinan yang tepat dan semangat pantang menyerah, tidak ada yang mustahil. Nama “Sir Erik Fergusson” kini bukan sekadar julukan, tapi bagian dari sejarah kebangkitan futsal MIN 1 Gresik. Selamat untuk Devisi 1! [MTH]

No comments:

Post a Comment