Debut Manis, Tiga Murid MIN 1 Gresik Borong Medali Atletik Tingkat Nasional di UNESA

Tiga murid MIN 1 Gresik memegang piagam dan medali bersama pelatih di podium East Java Youth and Kids Athletic Session 2 Tahun 2026 UNESA Surabaya.

SURABAYA — Melangkah ke panggung kompetisi nasional untuk pertama kalinya sering kali menyisakan cerita tentang rasa gugup dan tekanan mental. Menghadapi lawan-lawan tangguh dari berbagai daerah di lingkungan pertandingan yang baru tentu bukan perkara gampang.

Namun, ketegangan itu seolah lenyap saat tiga murid cilik asal MIN 1 Gresik unjuk gigi dalam ajang East Java Youth and Kids Athletic Session 2 Tahun 2026. Kejuaraan bergengsi yang berlangsung di Universitas Negeri Surabaya (UNESA) pada 29–30 Agustus 2026 tersebut menjadi saksi ketangguhan mental para debutan muda ini.

Meski baru perdana merasakan atmosfer kejuaraan tingkat nasional, ketiganya tampil lepas, percaya diri, hingga sukses memborong medali untuk dibawa pulang ke Gresik.

Momen Manis Tiga Murid MIN 1 Gresik di UNESA

Persaingan ketat di arena atletik tak menyurutkan langkah tiga murid ini untuk mengamankan posisi terbaik. Berikut deretan prestasi yang berhasil mereka torehkan:

  • Sony Marvantino Abdullah (Kelas 6): Mampu menguasai lapangan dengan lemparan presisi hingga meraih Juara 2 Turbo Throwing SD-C Putra.
  • Noval Ardyan Chamsyah (Kelas 6): Tampil tangguh dan konsisten hingga menyabet Juara 3 Frog Jump SD-C Putra.
  • Muhammad Hafidz Al Fatih (Kelas 2): Meski baru duduk di kelas dua, ia menunjukkan keberanian luar biasa dan finis di posisi Juara 3 SD-A Putra.

Lepas dari Bayang-bayang Demam Panggung

Mengatasi demam panggung di usia muda jelas membutuhkan fokus tinggi. Sony tampil begitu tenang saat mengeksekusi nomor Turbo Throwing. Di sisi lain, Noval menunjukkan lompatan-lompatan terukurnya pada nomor Frog Jump.

Kejutan tak kalah menarik datang dari si kecil Hafidz. Bertanding di kategori murid sekolah dasar kelas awal, murid cilik ini membuktikan bahwa usia muda bukanlah penghalang untuk tampil berani dan mengamankan tempat di podium nasional.

Buah Pembinaan dan Modal Masa Depan

Bagi pelatih atletik, Lukman Hakim, S.Or., torehan medali ini merupakan bonus dari proses belajar yang jauh lebih mahal nilainya. Pengalaman bertanding melawan murid-murid dari bermacam sekolah dan klub menjadi tempaan berharga bagi mentalitas anak-anak asuhnya.

"Yang paling membanggakan bukan hanya medalinya, tetapi keberanian dan mental anak-anak saat bertanding. Ini pengalaman pertama mereka di event nasional, tapi mereka mampu tampil percaya diri dan tidak gampang demam panggung. Ini modal bagus untuk perkembangan mereka ke depan," ujar Lukman.

Langkah manis di UNESA ini menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan pembinaan di MIN 1 Gresik. Sony, Noval, dan Hafidz tak hanya membawa pulang medali, tetapi juga pulang dengan pengalaman berharga serta rasa percaya diri untuk menatap kejuaraan-kejuaraan berikutnya. [LH]


No comments:

Post a Comment