2 Pendekar Cilik MIN 1 Gresik Sabet Juara 3 Pencak Silat di Kejuaraan Cabang VII Pagar Nusa Gresik 2026

Dua murid MIN 1 Gresik mengenakan seragam pencak silat Pagar Nusa sambil memegang medali dan sertifikat penghargaan pada kejuaraan Kejurcab VII Pagar Nusa Gresik 2026.

Suasana semarak mewarnai Pondok Pesantren Ushulul Hikmah Al Ibrohimi akhir pekan lalu menjadi saksi perjuangan dua pesilat muda asal MIN 1 Gresik. Di atas matras Kejuaraan Cabang VII Pagar Nusa Gresik 2026 yang berlangsung pada 12–13 September di Manyarejo, Gresik tersebut, usaha keras Nadhiroh Ainun Zahra dan Ganindra Irsyadillah akhirnya berbuah manis. Keduanya sukses mengamankan podium ketiga dan membawa pulang kebanggaan bagi madrasah.

Bukan perjalanan singkat bagi Nadhiroh dan Ganindra untuk bisa berdiri di sana. Di balik medali perunggu yang melingkar di leher mereka, ada deretan porsi latihan panjang, rasa lelah yang ditahan, serta keberanian menepis rasa ragu sebelum melangkahkan kaki ke arena pertandingan.

Nadhiroh, murid kelas 6B yang bertanding di Kategori Tanding Kelas D Pra Remaja Putri, tampil lugas dan pantang menyerah menghadapi lawan-lawannya. Di kategori lain, kelincahan dan ketepatan jurus Ganindra, murid kelas 2A, berhasil memikat para juri hingga membawanya menguasai Juara 3 Kategori Seni Tunggal Tangan Kosong Usia Dini 1 Putra. Meski berada di kelompok usia yang berbeda, dinamika semangat dan kepercayaan diri yang ditunjukkan keduanya sama-sama memukau penonton.

Keberhasilan ini membuktikan bahwa pembinaan bakat di MIN 1 Gresik tidak hanya terfokus pada lembar soal dan ruang kelas akademik. Potensi murid di bidang olahraga serta seni bela diri tradisional seperti pencak silat mendapat ruang yang sama besarnya untuk bertumbuh dan berkembang.

“Selamat kepada Nadhiroh dan Ganindra atas prestasinya. Semoga pencapaian ini menjadi motivasi untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, dan meraih prestasi yang lebih tinggi. Jangan cepat puas, tetap rendah hati, dan terus semangat,” tutur Kepala MIN 1 Gresik, Santiaji, M.Pd.

Apresiasi hangat tersebut mengingatkan bahwa medali hari ini bukanlah titik akhir, melainkan sebuah pijakan awal Keberanian untuk tampil dan menunjukkan kemampuan di gelanggang adalah pencapaian yang tak kalah berharga. Pengalaman mengikuti kejuaraan ini menjadi bagian dari proses belajar, membangun kepercayaan diri, dan mengasah kemampuan dalam seni pencak silat.

Pencapaian Nadhiroh dan Ganindra menjadi catatan inspiratif bagi rekan-rekan mereka di madrasah. Konsistensi dalam berlatih serta sikap rendah hati dalam menyikapi setiap hasil menjadi bekal untuk terus berkembang dan meraih prestasi berikutnya di bidang seni beladiri pencak silat.[AR]

No comments:

Post a Comment