Tingkatkan Mutu dan Karakter, MIN 1 Gresik Gelar Pembinaan ASN Bersama Kabid Penma Kanwil Jatim

Kegiatan pembinaan ASN di MIN 1 Gresik oleh Kabid Penma Kanwil Kemenag Jatim

Dalam upaya memperkuat tata kelola lembaga dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, MIN 1 Gresik sukses menyelenggarakan kegiatan
Pembinaan ASN MIN 1 Gresik pada Senin, 20 Januari 2026. Kegiatan yang berlangsung penuh antusiasme ini dihadiri oleh seluruh jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) MIN 1 Gresik, Komite Madrasah, Pengawas Madrasah, serta Kasi Penma Kemenag Gresik. Agenda ini menjadi momentum penting bagi madrasah untuk menyelaraskan visi dalam menghadirkan layanan pendidikan unggul yang relevan dengan perkembangan zaman di Kabupaten Gresik

Kemeriahan acara sudah terasa sejak awal dengan suguhan Tari Ongkek yang dibawakan dengan apik oleh siswi MIN 1 Gresik. Penampilan seni ini bukan sekadar hiburan, melainkan wujud nyata komitmen madrasah dalam melestarikan kekayaan budaya lokal di tengah gempuran modernitas. Suasana kemudian beralih menjadi khidmat saat lantunan ayat suci Al-Qur’an dikumandangkan secara duet oleh dua siswi berprestasi, memberikan nuansa religius yang mendalam sebagai fondasi utama setiap aktivitas di lingkungan madrasah. 

Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Plt. Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik, H. Muh. Ali Faiq, M.H.I. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa pembinaan ASN adalah langkah strategis untuk memastikan standar pelayanan publik di bidang pendidikan tetap terjaga. Beliau berharap agar seluruh tenaga pendidik dan kependidikan di MIN 1 Gresik terus meningkatkan profesionalisme, mengingat peran madrasah sangat vital dalam mencetak generasi emas yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara emosional. 

Memasuki acara inti, Kabid Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Jawa TimurDr. H. Sugiyo, M.Pd., hadir sebagai narasumber utama untuk memberikan pembinaan kepada para ASN MIN 1 Gresik. Beliau memaparkan fakta bahwa Jawa Timur memiliki jumlah madrasah terbanyak di Indonesia, yang menunjukkan besarnya tanggung jawab sekaligus potensi yang dimiliki. Menurut beliau, tingginya animo masyarakat dan jumlah siswa di sebuah madrasah merupakan indikator objektif bahwa lembaga tersebut telah mendapatkan kepercayaan publik berkat kualitasnya yang terus meningkat. 

Lebih lanjut, Dr. Sugiyo menekankan bahwa "ruh" atau semangat guru adalah motor penggerak utama kemajuan madrasah. Tanpa semangat yang membara dari para pendidik, sebuah instansi pendidikan akan mengalami stagnansi bahkan kemunduran. Oleh karena itu, beliau mengingatkan agar seluruh civitas akademika MIN 1 Gresik tidak cepat merasa puas dengan pencapaian saat ini. Inovasi harus terus dilakukan secara berkelanjutan agar madrasah tetap menjadi pilihan utama masyarakat di tengah persaingan global yang semakin ketat. 

Selain aspek inovasi, penguatan karakter atau akhlak menjadi poin krusial dalam pemaparannya. Dr. Sugiyo menegaskan bahwa ilmu akhlak tidaklah cukup jika hanya berhenti pada tataran teori di dalam kelas, melainkan harus diamalkan dalam perilaku sehari-hari. Beliau meyakini bahwa transfer ilmu pengetahuan relatif lebih mudah dilakukan, namun pembentukan karakter dan akhlak mulia memerlukan konsistensi serta keteladanan dari para guru. Inilah keunggulan komparatif madrasah yang membuatnya tetap relevan dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat hingga saat ini. 

Sebagai penutup, seluruh ASN diajak untuk terus fokus pada peningkatan mutu pembelajaran dan praktik nyata di setiap mata pelajaran agar tidak tertinggal oleh perubahan zaman. Kegiatan ini diakhiri dengan sesi foto bersama antara narasumber dengan seluruh jajaran dewan guru MIN 1 Gresik sebagai simbol sinergi dan komitmen kolektif. Dengan berakhirnya pembinaan ini, diharapkan muncul semangat baru yang lebih segar bagi keluarga besar MIN 1 Gresik dalam menjalankan amanah pendidikan demi mewujudkan Madrasah Maju Bermutu Mendunia. [MTH]

No comments:

Post a Comment