Penuh Air Mata, Suasana Syahdu Prosesi Sungkeman Kelulusan Murid MIN 1 Gresik 2026

Suasana haru saat murid kelas 6 MIN 1 Gresik melakukan prosesi sungkeman dan memeluk orang tua mereka di bawah tenda acara pelepasan.

Kamis pagi yang cerah pada 18 Juni 2026 menjadi momen yang tak akan dilupakan oleh keluarga besar MIN 1 Gresik. Sejak pukul 07.00 hingga 13.00 WIB, halaman madrasah dipenuhi atmosfer yang campur aduk: ada tawa bahagia, namun tak sedikit pula mata yang berkaca-kaca. Hari itu, sebuah seremoni hangat digelar bukan sekadar untuk melepas kelulusan murid-murid kelas 6, melainkan untuk merayakan sebuah akhir perjalanan yang manis sekaligus mengantarkan langkah awal mereka menuju masa depan yang lebih menantang. 

Acara yang berlangsung khidmat ini terasa kian istimewa berkat kehadiran seluruh wali murid kelas 6, jajaran komite madrasah, serta Pengawas Madrasah Ibtidaiyah Kecamatan Kedamean. Duduk bersama menyaksikan putra-putri mereka, kehadiran para orang tua, pengurus komite, dan pengawas madrasah di bawah rindangnya tenda acara ini menjadi simbol nyata dari besarnya dukungan, cinta, dan sinergi dalam mengawal tumbuh kembang murid-murid terbaik MIN 1 Gresik agar siap melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. 

Kemeriahan dan kekayaan budaya langsung tersaji sejak awal lewat penampilan elok deretan tarian tradisional yang dibawakan apik oleh para murid sebagai pra-acara. Setelah unjuk bakat yang memukau tersebut, momen berganti menjadi sangat menggetarkan hati saat prosesi kirab penyambutan murid-murid kelas 6 dimulai. Menyaksikan anak-anak melangkah dengan penuh percaya diri memasuki area utama tenda, para guru dan orang tua seolah diingatkan kembali pada perjalanan panjang penuh peluh dan doa yang telah dilewati bersama selama enam tahun terakhir. 

Dalam sambutannya yang penuh kehangatan, Kepala MIN 1 Gresik, Santiaji, M.Pd., tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya. Beliau menyampaikan apresiasi mendalam atas kolaborasi hebat yang tercipta antara para guru, orang tua, dan seluruh pihak sekolah hingga acara ini bisa berjalan dengan penuh berkah. Tak lupa, beliau menitipkan pesan menyentuh agar kelak di sekolah yang baru, anak-anak tetap menjaga nama baik madrasah, konsisten menuntut ilmu, dan tumbuh menjadi generasi berakhlak mulia yang mampu mengejar cita-citanya. 

Suasana haru kian menyeruak saat satu per satu nama murid dipanggil ke atas panggung untuk menerima penghargaan atas kelulusan mereka. Rasa terima kasih yang mendalam juga disuarakan oleh perwakilan wali murid kelas 6 kepada para guru yang telah dengan sabar membimbing dan menjadi teladan terbaik. Sebagai bentuk apresiasi terhadap kerja keras murid, pihak madrasah juga memberikan penghargaan khusus kepada beberapa anak yang menorehkan prestasi gemilang, dengan harapan hal ini bisa menjadi pemantik semangat bagi mereka di masa depan. 

Puncak keharuan yang menyayat hati terjadi tepat sebelum doa penutup, saat prosesi sungkeman kepada orang tua masing-masing dimulai. Halaman sekolah yang tertutup tenda itu seketika banjir air mata ketika ibu Roihatul Jannah, S.Pd. mengiringi prosesi dengan narasi yang begitu menyentuh jiwa, membuat tangis para murid pecah di pelukan ayah dan ibu mereka. Di tengah momen emosional itu, sebuah pemandangan yang menggetarkan sanubari terekam saat seorang murid sebatangkara yang hadir tanpa didampingi orang tua, melangkah dengan tegar lalu bersimpuh melakukan sungkeman kepada Hj. Siti Hartiyah, S.Pd.I—salah satu guru MIN 1 Gresik—yang menyambutnya dengan dekapan penuh kasih sayang seorang ibu. 

Menjelang siang, setelah keharuan mereda, seluruh rangkaian acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh ustadz Khotib, S.Pd. sebagai ungkapan rasa syukur kepada Allah SWT atas segala kelancaran, sekaligus melangitkan harapan agar para alumni MIN 1 Gresik selalu diberi kemudahan. Acara pun diakhiri dengan sesi foto bersama antara murid dan wali kelas masing-masing di atas panggung—sebuah potret sederhana yang mengabadikan kenangan indah, menandai bahwa meski satu babak telah usai, langkah baru yang gemilang siap mereka mulai dengan penuh semangat. [RIF]

No comments:

Post a Comment