GRESIK – Suasana di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Gresik tampak berbeda dari biasanya. Gelak tawa, riuh tepuk tangan, dan aroma khas hidangan syukuran berkelindan menjadi satu, menandai sebuah pencapaian historis. Madrasah yang berakar kuat di Kabupaten Gresik ini tengah menggenapi usianya yang ke-46 tahun, sebuah perjalanan panjang sejak pertama kali dinegerikan pada 31 Mei 1980.
Sebagai puncak dari seluruh rangkaian perayaan, madrasah menggelar serangkaian kegiatan yang tidak hanya meriah, tetapi juga sarat akan nilai spiritual, kreativitas, dan pembentukan karakter. Atmosfer hangat ini menjadi kelanjutan dari cerita sukses kegiatan sebelumnya, mulai dari khidmatnya lantunan doa dalam Istighosah dan Aksi Sosial, hingga energi meluap-luap yang terekam pada momen Keseruan Bazar dan Jalan Sehat beberapa waktu lalu.
Tradisi Syukur dan Hangatnya Kebersamaan
Puncak perayaan dimulai pada Jumat (29/5/2026) dengan prosesi tasyakuran yang penuh khidmat. Sebagai bentuk rasa syukur atas berkat usia hampir setengah abad, digelar acara penyembelihan dua ekor kambing. Hewan kurban tersebut merupakan sumbangan istimewa dari Masjid Besar Darussalam Kedamean, yang menjadi simbol kuatnya sinergi antara lembaga pendidikan dan masyarakat sekitar.
Acara yang berlangsung penuh kekeluargaan ini turut dihadiri oleh Ketua Komite Madrasah, para guru, staf, serta tokoh masyarakat. Aroma hidangan khas yang dimasak bersama-sama siang itu seolah menegaskan bahwa MIN 1 Gresik bukan sekadar tempat belajar, melainkan sebuah rumah besar tempat nilai-nilai gotong royong dirawat dengan baik.
Panggung Kreativitas tanpa Batas
Tak berselang lama setelah prosesi syukuran, halaman madrasah langsung disulap menjadi panggung megah untuk gelaran Pentas Seni (Pensi). Berlangsung selama dua hari penuh, dari tanggal 29 hingga 30 Mei 2026, acara ini menjadi ajang unjuk bakat bagi para siswa.
Mulai dari tarian tradisional yang gemulai, penampilan musik, pembacaan puisi yang menyentuh hati, hingga unjuk kreativitas modern ditampilkan dengan percaya diri oleh anak-anak. Tepuk tangan riuh dari para wali murid dan guru tak henti-hentinya bergema, mengapresiasi keberanian dan potensi luar biasa yang terpancar dari wajah-wajah generasi masa depan ini.
Membentuk Karakter Melalui Hangatnya Api Unggun Perjusa
Sisi lain madrasah menyuguhkan pemandangan yang berbeda namun tak kalah memikat. Di area terbuka, tenda-tenda pramuka berdiri kokoh. Bersamaan dengan rangkaian acara lainnya, Perkemahan Jumat-Sabtu (PERJUSA) juga digelar pada 29–30 Mei 2026.
Melalui kegiatan Perjusa ini, para siswa diajak untuk keluar sejenak dari rutinitas kelas demi menyatu dengan alam, belajar mandiri, dan mempererat tali persaudaraan. Puncaknya terjadi pada Jumat malam, saat api unggun mulai menyala, memecah kegelapan dengan kehangatan yang melambangkan semangat muda yang tak kunjung padam. Di bawah langit malam, bait-bait dasadarma pramuka diikrarkan, menanamkan jiwa kepemimpinan dan ketangguhan pada diri setiap peserta.
Harapan dan Langkah Menuju Madrasah Unggulan
Ditemui di sela-sela kesibukan acara, Kepala MIN 1 Gresik, Santiaji, M.Pd., tidak dapat menyembunyikan rasa haru dan bangganya. Beliau menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang telah mendukung jalannya acara hingga mencapai puncaknya dengan sukses.
"Milad ke-46 ini bukan sekadar perayaan angka, melainkan momentum bagi kami untuk merefleksikan diri. Kami ingin MIN 1 Gresik terus konsisten dalam melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlakul karimah, berkarakter mandiri, dan peduli sesama," ujar Santiaji dengan penuh optimisme.
Beliau juga menaruh harapan besar agar sinergi yang telah terjalin baik antara madrasah dengan komite, wali murid, dan lembaga keagamaan seperti Masjid Besar Darussalam Kedamean dapat terus dirawat demi kemajuan madrasah di masa depan.
Ketika matahari perlahan turun di hari Sabtu, seluruh rangkaian Milad ke-46 MIN 1 Gresik pun resmi berakhir. Namun, tawa yang tertinggal di panggung seni, semangat yang menyala di bumi perkemahan, serta rasa syukur yang mengalir dari acara tasyakuran akan tetap membekas, menjadi bahan bakar baru bagi MIN 1 Gresik untuk terus melangkah maju, mencetak generasi emas yang membanggakan bangsa.

No comments:
Post a Comment