MIN 1 Gresik Raih 15 Medali dan Peringkat Ketiga Pada Kejuaraan Atletik Pelajar Ke-8

Foto bersama kontingen atlet MIN 1 Gresik, pelatih Lukman Hakim, dan Kepala MIN 1 Gresik Santiaji memegang bendera madrasah serta memamerkan medali usai meraih peringkat ketiga di Kejuaraan Atletik Pelajar (KAP) 8 tahun 2026 di Stadion Gelora Joko Samudro.

GRESIK, 19 September 2026
— Semangat, kerja keras, dan konsistensi kembali mengantarkan MIN 1 Gresik meraih prestasi membanggakan. Dalam Kejuaraan Atletik Pelajar (KAP) 8 yang berlangsung di Stadion Gelora Joko Samudro, Gresik, Sabtu (19/9/2026), kontingen atletik MIN 1 Gresik tampil penuh percaya diri dan berhasil membawa pulang 15 medali, sekaligus menempatkan madrasah pada peringkat ketiga. Kejuaraan ini diikuti sekitar 500 atlet dari 50 SD/MI se-Kabupaten Gresik.


Capaian tersebut menjadi catatan penting bagi perjalanan pembinaan olahraga di MIN 1 Gresik. Sejumlah atlet muda berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya di berbagai nomor pertandingan. Verena Putri Alisya, siswi kelas 6, sukses meraih Juara 1 Turbo Throwing Putri dan kembali menyumbangkan medali melalui nomor estafet mix 4x100 meter kelas 5–6 yang meraih Juara 3. Medali emas lainnya dipersembahkan Milkhayla Nafeeza Azzahra, siswi kelas 4, yang tampil impresif hingga keluar sebagai Juara 1 Lari 200 Meter Putri.


Prestasi juga datang dari nomor lainnya. Ahmad Farzan Al Ghifari, siswa kelas 3, meraih Juara 2 Frog Jump Putra, sementara Ken Qiandra Azkadina, kelas 2, berhasil meraih Juara 2 Lempar Bola Putri. Ezra Ziggy Zaverio, kelas 2, menyumbangkan Juara 3 Sprint 40 Meter Putra, disusul Muhammad Althaf Al Iftikhar, kelas 6, dengan Juara 3 Turbo Throwing Putra. Sementara itu, Nadhiroh Ainun Zahra, siswi kelas 6, berhasil meraih Juara 3 Lompat Jauh Putri. Deretan hasil tersebut memperlihatkan keberanian dan kemampuan para atlet muda MIN 1 Gresik dalam menghadapi persaingan di tingkat Kabupaten Gresik.

Kekuatan Tim dalam Nomor Beregu

Kekuatan kontingen MIN 1 Gresik juga terlihat pada nomor beregu. Estafet mix 4x100 meter kelas 3–4 berhasil meraih Juara 3 melalui Yalistyo Nugroho Al Barra dan M. Fahri Akbar dari kelas 4, serta Azkayra Nur Ramadhani dari kelas 3 dan Alodie Cerise Bilqis Natasya Orlin dari kelas 4. Pada kategori kelas 5–6, tim yang diperkuat Ahmad Almer Wijaya, Muhammad Daffa Al Fathir, Verena Putri Alisya, dan Nadhiroh Ainun Zahra juga sukses mengamankan Juara 3. Hasil ini menunjukkan bahwa pembinaan atletik di MIN 1 Gresik tidak hanya menghasilkan atlet berprestasi secara individu, tetapi juga membangun kekompakan dan kerja sama dalam tim.

Dari 7 Medali Menjadi 15 Medali

Bagi keluarga besar MIN 1 Gresik, pencapaian pada KAP 8 terasa semakin istimewa karena menjadi peningkatan signifikan dibandingkan keikutsertaan sebelumnya. Pada KAP 7, yang menjadi pengalaman pertama MIN 1 Gresik dalam ajang tersebut, tim atletik berhasil membawa pulang 7 medali. Setahun kemudian, jumlah tersebut meningkat menjadi 15 medali. Perkembangan ini menjadi gambaran dari proses pembinaan yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, sekaligus menunjukkan bahwa pengalaman bertanding dapat menjadi bekal penting bagi para atlet muda untuk terus berkembang.

Di Balik Prestasi, Ada Proses dan Pembinaan

Di balik pencapaian tersebut terdapat proses latihan yang tidak singkat. Tim atletik MIN 1 Gresik mendapatkan pendampingan dari Lukman Hakim, S.Or., guru PJOK sekaligus pelatih atletik MIN 1 Gresik. Latihan teknik, pembentukan mental bertanding, evaluasi, serta pendampingan secara konsisten menjadi bagian dari persiapan para atlet sebelum turun dalam kompetisi. Lukman Hakim menyampaikan kebanggaannya terhadap perjuangan seluruh atlet. Menurutnya, keberhasilan anak-anak bukan hanya diukur dari medali yang berhasil dibawa pulang, tetapi juga dari keberanian, kedisiplinan, kerja keras, dan kemauan mereka untuk memberikan kemampuan terbaik.

Apresiasi Kepala MIN 1 Gresik

Semangat tersebut juga mendapat apresiasi dari Kepala MIN 1 Gresik, Santiaji, M.Pd. Ia menyambut positif capaian tim atletik pada KAP 8 dan melihat peningkatan jumlah medali dari 7 menjadi 15 sebagai perkembangan yang patut disyukuri sekaligus menjadi motivasi untuk pembinaan berikutnya. Menurutnya, prestasi peserta didik tidak lahir dari satu pihak saja, melainkan merupakan hasil sinergi antara atlet, pelatih, guru, madrasah, dan orang tua. Karena itu, keberhasilan di bidang olahraga menjadi dorongan bagi MIN 1 Gresik untuk terus memberikan ruang kepada peserta didik dalam mengembangkan bakat dan minat mereka.

Membangun Budaya Berprestasi di Madrasah

Lebih dari sekadar angka dan posisi di klasemen, prestasi KAP 8 menjadi bagian dari perjalanan MIN 1 Gresik dalam membangun budaya berprestasi. Di tengah persaingan sekitar 500 atlet dari 50 SD/MI se-Kabupaten Gresik, para atlet madrasah mampu menunjukkan bahwa pendidikan di madrasah berjalan seiring dengan pengembangan potensi nonakademik. Olahraga menjadi salah satu ruang bagi peserta didik untuk belajar tentang disiplin, keberanian, sportivitas, kerja sama, dan tanggung jawab. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting yang akan mereka bawa, bukan hanya saat berada di lintasan pertandingan, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.


Dengan raihan 15 medali dan peringkat ketiga KAP 8, MIN 1 Gresik kembali mencatatkan prestasi membanggakan di bidang atletik pelajar. Namun, podium bukanlah akhir dari perjalanan. Bagi para atlet muda, keberhasilan ini justru menjadi pijakan untuk terus berlatih dan menghadapi tantangan berikutnya. Dari lapangan atletik, mereka belajar bahwa prestasi lahir dari proses, ketekunan, dan keberanian untuk terus mencoba. Semangat itulah yang akan terus dijaga MIN 1 Gresik dalam membina generasi muda yang berprestasi, berkarakter, dan siap melangkah lebih jauh. [LH]

No comments:

Post a Comment